Merindu itu karena cinta

 

Sebuah pepatah tak bertuan yang pernah kubaca entah di mana namun masih tersimpan dalam ingatan itu bunyinya begini:

Merindukan seseorang adalah cara hatimu mengingatkanmu bahwa kamu mencintai orang tersebut.

Itu pepatah yang menurutku sangat tepat menggambarkan dirimu yang sedang dilanda kerinduan pada seseorang yang kau cintai. Kau rindukan dia karena betapa rasa cintamu besar padanya. Hatimu telah mengingatkanmu akan dia. Bila kerinduan itu selalu saja ada untuknya maka alasan hanyalah satu; kau benar-benar mencintainya.

Merindukan seseorang adalah bagian dari mencintai yang dalam. Bila ia tidak menjadi bagian dari mencintai maka kau tidak pernah tahu perasaanmu yang sebenarnya. Tak perlu takut merindukan orang yang kau cintai selama kamu yakin bahwa dia juga memiliki rasa cinta sebesar yang kau miliki. Cinta yang besar ditandai oleh adanya rasa rindu yang kuat setiap saat dari dua irang yang hatinya telah bertautan. Berbagai keinginan diungkapkan agar meluap ketika kalian berdua membuat kesan saat pertemuan nantinya. Jangan takut merindukan kekasih hati karena hanya dengan cara demikianlah cinta selalu berkobar karena ia terpelihara dengan baik.

Merindukan seseorang itu disebabkan oleh adanya jarak yang menghalangi kau dan dia. Terkadang jarak mampu menjadi sebuah hal yang sangat menakutkan. Kau akan berpikir apakah dia merindukanmu seperti engkau merindukan dirinya. Atau nalah sebaliknya, kau menjadi perindu yang pesakitan karena dia sudah melupakan semua hal tentang dirimu. Ini dinamakan petaka besar bagi salah satu hati bila hal kekhawatiran itu menjadi sebuah kebenaran. Tentu saja, kau tak pernah mau kerinduanmu bertepuk sebelah tangan, bukan? Ketika rasa rindu sudah hilang, api cinta tentu saja ikut padam. Menyesakkan, ya!?

Kau menyadari bahwa rindu menyerangmu saat kenangan memikat kala bersamanya tiba-tiba saja berjalan pada jembatan ingatanmu. Kau hanya ingin mengatakannya pada seseorang yang tidak ada bersamamu saat itu.

Kerinduan pada seseorang hadir karena adanya berbagai kejadian yang mengesankan. Kau adalah tipe pencinta yang jujur bila masih merindukan seseorang yang memberimu kesan-kesan tersebut. Kau merindukannya karena kau mencintainya. Kau menginginkannya maka kerinduan selalu saja ada. Mencintai seseorang adalah alasan terbesar dari hadirnya rasa rindu. Maka biarkan alasan itu tetap tumbuh senakin subur hingga dua raga berpadu seperti halnya hatimu yang tertaut tepat pada hatinya.

Salam rindu yang kuat untukmu.

Bireuen 09 Agustus 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *