Manchester City Tampil Mengecewakan Meski Menang 3-1 Atas Bournemouth

Tim asuhan Pep Guardiola Manchester City bermain di bawah penampilan terbaik mereka saat perubahan komposisi Starting XI dilakukan sang pelatih. Akan tetapi Manchester City menunjukkan kekuatan yang luar biasa untuk mempertahankan posisi puncak di Liga Premier Inggris. The Citizen menangi laga melawan Bournemouth dengan Skor 3-1. Adapun gol-gol kemenangan Klub kaya di Inggris ini dicetak oleh Bernardo Silva (16″), Sterling (57″) dan Gundongan (79″). Sementara Bournemouth mencetak satu gol lewat kaki Wilson pada menit ke-44.

 

Setelah membuat sebagian besar pengunjung Etihad terpesona musim ini, Manchester City menunjukkan permainan yang penuh daya juang mereka saat mengalahkan Bournemouth. Namun, saya melihat pola permainan City tidak semenarik laga-laga sebelumnya. Anak asuh Guardiola tersebut tidak tampil istimewa Malam ini dan jauh dari apa yabg disebut mmempeson. Malahan, mereka terlihat memiliki beban besar dan tidak dapat bermain lepas di kandang mereka sendiri.

Beruntung sekali mereka dapat menemukan cara menangi laga melawan  Bournemouth dan membuat para pesaing mereka di papan atas Liga Premier merasa kecewa. City semakin kokoh dalam upaya merebut gelar juara musim ini.

Pep Guardiola berani merombak komposisi Pemainnya dalam laga melawan Bournemouth. Dari 13 laga Laga telah dilalui mereka, perubahan dilakukan pada matchweek14 dengan mengganti 5 Pemain utama. Saya merasa bahwa ini adalah sebuah upaya Guardiola mengubah ketergantungannya kepada pemain yang biasa ditirunkannya dalam setiap laga.

Itu adalah sebuah pendekatan yang luar biasa berani dari bos City tersebut yang jarang dibuat Pelatih lain di kompetisi seketat Liga Premier.

Seiring perjalanan Musim ini yang masih panjang, kedalaman skuad Guardiola selalu akan diuji. Tidak dimainkannya Kevin De Bruyne dan Benjamin Mendy, serta Sergio Aguero yang sedang alami cidera otot ringan berharap pada kemampuan para pemain cadangan adalah sebuah perjudian.

Pria asal Catalan tersebut merasa lega karena memiliki Ilkay Gundogan, Bernardo Silva, dan Gabriel Jesus yang mampu bermain sesuai harapan.

Gabriel Yesus tidak mampu manfaatkan banyak peluang dalam laga melawan Bournemouth  dan terlihat frustrasi. Pada hal, absennya Aguero seharusnya dimanfaatkan dengan baik oleh anak muda asal Brazil tersebut. Sementara itu, Gundogan dan Bernardo sama-sama menemukan permainan terbaik mereka dan sangat merepotkan para pemain belakang Bournemouth. Beberapa kali kedua pemain tersebut menjadi ancaman gawang lawan.

Manchester City memang berhasil mengalahkan Bournemouth. Namun harus diingat oleh Guardiola bahwa perjalanan musim Mus masih sangat panjang. Bila dia ingin juarai liga Inggris, maka melakukan perjudian seperti menurunkan skuad tadi Malam adalah sebuah kesalahan.

Sepak bola tidak akan pernah berjalan secara bebas dengan begitu banyak wajah pemain segar. City berjuang keras untuk mencetak Gol pertama melawan tim asuhan Eddie Howe tersebut, terutama di babak pertama yang terlihat cara bermain City sangat mengecewakan.

Akhirnya, Manchester City menang bukan karena kolektifitas sebagai sebuah Tim yang biasanya mereka perlihatkan. Namun, mereka menang berkat kualitas individu yang kebetulan dapat diandalkan. Pendekatan kolektif Guardiola tidak berfungsi sama sekali.

***Sumber gambar

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *