Berbagi Cinta Hanya Denganmu

 

TELAH kubagikan paket cinta dalam hatiku denganmu. Ia tak lagi kusimpan saja. Aku tahu engkau telah menerimanya dengan penuh kebahagian. Hatimu menjadi berbunga-bunga dan sangat nyaman. Karena, cintaku yang besar dan penuh ketulusan. Itu bukan cinta biasa, matahariku. Cinta itu luar biasa!

Aku menerima paket serupa. Cinta darimu juga besar. Kini kita menyimpannya bersama dan berjanji akan merawatnya dengan sepenuh hati dalam bangunan mewah bermahligai kesetiaan. Kita sedang menanti saat yang tepat untuk memperkuat cinta kita.

Cinta kita tak butuh pengawet yang dibuat tangan manusia. Kita butuh pengawet hakiki yaitu Restu Pemilik Segala Puji yang tak pernah gila pujian. Cinta kita yang kolosal selalu dibumbui kerinduan dan hanya kerinduan untuk setiap saat habiskan waktu berdua.

Kau dan aku sama-sama paham bahwa cinta bukanlah hanya perkara saling merindukan tetapi usaha-usaha yang terus saja kita lakukan agar kita berdua menyatu sekuat mungkin. Kita melihat bersama ke satu arah dan melangkah bersama tanpa ragu mencapai tujuan kita.

Selama nafas kita masih ada waktu untuk rayakan kehidupan, maka selama itu pula harapan kita untuk bersatu tetap ada. Walau kita tahu pasti bahwa selamanya adalah waktu yang tidak singkat. Ia sangat lama,  dan kita telah berjanji untuk menghabiskannya dengan bersama untuk melepaskan gelak-tawa setiap hari.

Di sini, kala aku ada dalam keramaian orang-orang dengan hiruk-pikuk kenderaan, mataku selalu saja membayangkan dikau ada. Aku ingin ada didekatmu sambil tangan kita bergandengan. Hayalan semacam itu selalu saja kubutuhkan agar jalan menuju dirimu selalu terbuka lebar.

Hati kita telah melepaskan cinta yang lama tersimpan. Ini bukanlah sebuah perjudian. Kita tidak sedang mempertaruhkan sesuatu untuk menjadi pemenang. Karena tidak dipertemukan oleh sebuah keberuntungan. Kita bertemu dengan penuh keadaran bahwa kita bukan untuk mencari peruntungan untuk bersatu. Tetapi, kita bertemu karena adanya keinginan untuk menyatu selamanya. Kita akan raih sukses bersama. Hingga suatu hari orang-orang yang mendukung kita bersatu ikut rasakan semua kebahagian kita.

Cintaku, tak ada mahkluk sempurna di dunia ini. Namun kau tak perlu ragu, karena bagiku kamu adalah pasangan sempurna untuk dampingiku habiskan sisa hidup di dunia. Tenanglah, aku hanya bagikan cintaku yang besar dengan dirimu.

Mari kita temui peraduan, semoga cinta kita segera temukan jalan pulang menuju kebahagian di dunia dan akhirat.

Bireuen, 12 Agustus 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *