Bait-Bait Cinta untukmu #1

 

Bagiku setiap hari tak pernah bosan untukmu. Begitu pun dirimu yang mencintaiku, aku tak pernah bosan karena itu bukanlah alasan tetapi sebuah kebahagian yang besar. Mencintaimu dan dicintai olehmu adalah energi bagi perasaan dalam melangkah menemui masa depan cinta bersamamu. Kita telah saling berjanji untuk mempertahankan cinta kita bersama-sama sekuat rasa yang kian tumbuh sabab harinya.

Jiwa kita telah menyatu begitu kuat dan ini adalah sesuatu yang nyata. Tak ada keraguan dalam melangkah lebih jauh bersamamu. Kurasa ini adalah cinta sejati. Kau ukut merasakannnya, bukan? Ini sebuah hubungan yang terhubung oleh persamaan asa dan harapan kita. Akhirnya dari penyatuan dua jiwa kita menjadi kekuatan besar tanpa ada rahasia apa-apa. Kau adalah cintaku, begitu pun aku bagimu. Kita tidak membutuhkan pengakuan siapa-siapa. Cukup hanya kau dan aku yang persis tahu bagai mana perasaan kuat itu.

Aku adalah jalan pulangmu yang tepat. Andai ada banyak sungai di hadapanmu maka tak perlu ada kekhawatiran untukmu melangkah. Kau tahu kenapa? Karena aku adalah jembatanmu melalui banyaknya sungai dihadapanmu. Maka jangan pernah ragu melangkah. Genggamlah erat tanganku dan aku akan menuntunmu menuju impianmu.

Tolong lupakan semua kesedihan yang pernah ada. Aku akan membuatmu tertawa sepanjang hari. Semua lukamu akan hilang karena aku akan sembuhkan dirimu. Aku janjikan padamu tak ada lagi air mata dan duka menyelumuti jiwamu. Kau tidak akan rasakan lagi kekecewaan. Percayalah kepadaku. Kebahagianmu lebih dari apapun dan jangan pernah berpikir untuk pergi. Aku pun merasakan hal yang sama dan akan selalu demikian. Kita adalah sepasang jiwa yang telah menyatu begitu kuat.

Duhai wanitaku tersayang,

Kau bagiku umpama pelangi yang hadir dalam gerimis setelah bumi disiram lebatnya hujan. Pelangi yang dibumbui Pencipta denganĀ  banyak warna dan bayangan. Kau adalah kegagumanku dan aku berterima kasih kepada Maula yang telah menghadirkan sesosok wanita yang begitu mempesonakanku.

Sayangku, jangan pernah ada lagi keraguan, karena aku adalah jalan dan jembatanmu untuk pulang. Berapa pun banyaknya waktu yang telah kita habiskan bersama, bagiku selalu saja tak cukup. Aku ingin lagi dan lagi, aku tak pernah mau lepas darimu.

Salam sayang dan penuh cinta dariku, untukmu wanita tersayangku.

Bireuen, 06 Agustus 2018.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *